Radioterapi Presisi
Adenokarsinoma Paru Kanan
Tn. Chandra, 42 tahun · Adenokarsinoma paru kanan dengan mutasi EGFR L858R
Riwayat
Awal 2025 batuk berulang dan berdahak; April 2025 CT toraks menunjukkan massa paru, tidak ditindaklanjuti. 17-09-2025 CT ulang karena sesak: kanker lobus superior paru kanan membesar, batas dengan mediastinum dan hilus tidak jelas, oklusi bronkus utama kanan dengan pneumonia obstruktif dan atelektasis; nodul multipel kedua paru (curiga metastasis); pembesaran KGB hilus kanan, mediastinum, supra/infraklavikula bilateral, dan leher; infiltrasi arteri/vena pulmonalis kanan, vena kava superior, vena brakiosefalika, dan vena azigos disertai trombus tumor VKS. 22-09-2025 PET: kanker paru kanan dengan metastasis KGB multipel dan kedua paru; biopsi KGB supraklavikula kanan: adenokarsinoma metastatik, kemungkinan asal paru. Mutasi EGFR L858R. Mulai 01-10-2025 furmonertinib 80 mg per oral; dirawat untuk radioterapi paliatif.
Penanganan
06-10-2025 s.d. 11-11-2025 radioterapi presisi. GTV: tumor hilus kanan serta KGB metastasis supraklavikula bilateral dan mediastinum; ekspansi 5 mm menjadi PTV. Organ berisiko: medula spinalis, paru, esofagus, jantung. Teknik VMAT, sinar-X 6 MV, dosis 95% PTV 60 Gy/20F, 5 kali seminggu. Pada fraksi ke-15 paru kanan hampir mengembang kembali; target dimodifikasi dan terapi dilanjutkan.
Hasil
Pada fraksi ke-15, paru kanan hampir mengembang kembali.
Peralatan utama
Teknik VMAT, sinar-X 6 MV
Dokumentasi pencitraan




